|
Siapakah Yohanes Pembaptis yang membaptiskan Jahshua?
Jahweh memberikan HukumNya kepada manusia
melalui Musa dan juga memberikan peraturan korban keselamatan agar manusia
bisa mendapatkan penebusan atas dosa dan kesalahannya. Dia memilih Harun,
saudara Musa, sebagai Imam Besar dan memerintahkan kepadanya untuk memberikan
korbah penebusan pada hari ke-10 bulan ke-7, Hari Raya Pendamaian, supaya
dosa bangsa Israel selama setahun bisa dihilangkan (Imamat 16).
Jahweh menjelaskan bahwa korban Hari Raya Pendamaian hany bisa dilaksanakan
oleh keturunan Harun. Tuhan membuka jalan bagi rakyat Israel untuk memperdamaikan
semua dosa mereka melalui peletakan tangan, korban pendamaian yang dilaksanakan
oleh Harun dan keturunannya. Inilah hukum pendamaian yang ditetapkan Tuhan
bagi manusia.
Dia menjlaskan sejelas-jelasnya bahwa Jahshua adalah Juruselamat manusia.
Dan di zaman Perjanjian Baru, Yohanes Pembaptis adalah keturunan Harun
dan Imam Besar Perjanjian Lama yang terakhir. Dan Yohanes Pembaptis, sebagai
Nabi Jahweh dan wakilserta Imam Besar dari pihak manusia, membaptis Jahshua,
Anak Jahweh, yang datang untuk menyelamatkan orang berdosa dan memindahkan
semua dosa manusia kepada kepadaNya.
Semua orang mendapatkan berkat yang besar dengan dipindahkannya semua
dosa mereka kepada Jahshua melalui Yohanes Pembaptis; peranan Yohanes
adalah Imam Besar mewakili manusia; hamba Tuhan yang memindahkan semua
dosa manusia kepada Jahshua.
Jahshua Pembaptis adalah wakil dan Imam Besar manusia yang dikirim oleh
Tuhan, dan utusan yang dikirim 6 bulan sebelum Jahshua dilahirkan. Sementara
itu, Jahshua adalah Domba Jahweh yang menghapus semua dosa dunia sedangkan
pada saat yang sama Yohanes Pmbaptis adalah Imam Besar yang memindahkan
dosa dunia kepada Jahshua melalui baptisan. Yohanes Pembaptis adalah hamba
Tuhan.
|