" Kow padha olh tanpa nganggo mbayar gunakna tanpa nganggo bayaran " (Matius 10:8)

HOME  |  PETA SITE  |  KONTAK  |  PERTOLONGAN    
Pelajaran Alkitab Buku Kristen Gratis eBook Kristen Gratis Tentang Kami
 



 Pertanyaan yang sering diajukan tentang Iman Kristen

 

  • Bisakah orang Kristen masih menjadi orang berdosa?
  • Tidak. Rasul Paulus berkata pada waktu ia mengingat hari hari sebelum dia bertemu Jahshua dalam 1 Timotius 1:15, "dan di antara mereka akulah yang paling berdosa," Pada masa kini ada banyak orang yang berpikir bahwa mereka adalah orang berdosa bahkan setelah mereka percaya kepada Jahshua. Tetapi hal itu adalah salah. Semua orang adalah orang berdosa sebelum mereka percaya kepada Jahshua. Namun sejak mereka percaya kepada Jahshua dengan cara yang benar seperti yang dikehendakiNya, mereka langsung dibenarkan dan menjadi orang benar. Rasul Paulus pada saat mengingat waktu-waktu sebelum dia mengenal Jahshua mengakui bahwa dia adalah orang yang paling berdosa.

    Tetapi Paulus, yang saat itu dipanggil Saulus, bertemu dengan Jahshua dalam perjalanan ke Damsyik dan saat itu menyadari bahwa Jahshua adalah Juruselamatnya dan kemudian dia percaya dan berterima kasih kepada Jahshua. Kemudian sepanjang kehidupannya sesudah peristiwa itu dia menyaksikan bahwa kebenaran Jahweh, baptisan Jahshua, adalah untuk menanggung dosa dunia dan bahwa Dia harus mati untuk menghapus semua dosa dunia.

    Dengan kata lain, dia menjadi hamba Tuhan yang mengabarkan kabar sukacita mengenai air dan Roh. Karena kesalahpahaman akan pengakuan Paulus bahwa dia adalah orang yang paling berdosa sebelum ia bertemu Jahshua, banyak orang berpikir bahwa rasul Paulus tetaplah orang yang paling berdosa, bahkan sesudah ia mengenal Jahshua.

    Akan tetapi yang benar adalah bahwa dia bukan lagi orang berdosa lagi tetapi ia telah menjadi oang yang bisa bertemu dengan Jahshua kapan saja dia menghendakinya. Dia menjalani kehidupannya dengan mengabarkan kabar sukacita, penyelamatan dalam baptisan dan darah Jahshua. Setelah dia dipanggil Tuhan, surat-suratnya ditinggalkan kepada kita di dalam Alkitab yang menyaksikan bahwa Injil air dan Roh ialah Injil dari dari gereja mula-mula. Pengakuan rasul Paul adalah pengingatan dari masa yang lalu dan juga merupakan pengucapan sykurnya kepada Jahweh.

    Apakah dia tetaplah orang berdosa setelah dia percaya kepada Jahshua? Tidak. Dia adalah orang berdosa sebelum dia dilahirkan kembali, tetapi pada saat dia percaya kepada Jahshua sebagai Juruselamat, saat dimana dia menyadari bahwa dosa dunia ditanggungkan kepada Jahshua melalui baptisanNya, saat dia percaya pada baptisan Jahshua dan darahNya di kayu Salib, dia menjadi orang benar.

    Alasan yang dia menyebut dirinya sendiri sebagai orang yang paling berdosa adalah karena dia mengingat waktu dia menganiaya pengkikut-pengikut Jahshua dan juga bersyukur kepada Tuhan atas keselamatan yang diberikan kepada orang berdosa tanpa pengharapan seperti dia.

    Siapa yang bisa menyebutnya sebagai orang berdosa? Siapa yang bisa menyebut seseorang yang sudah dibenarkan karena percaya di dalam baptisan dan darah Jahshua sebagai jalan keselamatan, sebagai orang berdosa? Hanya mereka yang tidak memahami kebenaran mengenai karya penebusan Jahshua.

    Rasul Paulus menjadi orang benar dengan percaya kepada keselamatan melalui Jahshua dan sejak saat itu, sebagai hamba Tuhan, ia mengajarkan Injil tentang bagaimana menjadi orang benar dengan percaya kepada Jahshua Kristus, Anak Jahweh sebagai Juruselamat. Rasul Paulus bukan orang berdosa tetapi hamba Jahweh yang benar, hamba dengan setia mengabarkan Injil kepada orang-orang berdosa di dalam dunia.

    Bisakah orang berdosa mengajar orang lain? Tidak mungkin berhasil. Bagaimana orang bias mengajar orang sesuatu yang tidak bisa dilakukannya sendiri! Sebelum dia diselamatkan bagaimana dia bisa menyelamatkan orang lain.

    Kalau ada orang yang tenggelam dan kemudian berusaha menolong orang lain yang juga tenggelam, maka keduanya sama-sama akan tenggelam. Bagaimana seorang berdosa bisa menyelamatkan sesamanya? Dia hanya akan menarik temannya itu lebih dalam ke neraka. Bagaimana orang sakit bisa menyelamatkan orang sakit yang lain? Bagaimana orang masuk dalam perangkap dusta Iblis bisa menolong orang lain?

    Rasul Paul dulunya memang orang berdosa tetapi menjadi orang benar ketika dia percaya pada baptisan dan darah Jahshua serta diselamatkan dari dosa. Oleh sebab itulah dia bisa menjadi hamba Tuhan dan mengabarkan Injil kepada orang-orang berdosa yang ada di dunia ini. Dia bisa menyelamatkan banyak orang berdosa dengan kebenaran Tuhan. Dia sendiri bukan orang berdosa lagi.

    Dia dilahirkan kembali dan hidup tidak dalam kebenaran hokum Taurat, tetapi dalam kebenaran Jahweh yang membawa banyak orang kembali kepadaJahweh. Dia bukan mengabarkan Injil dengan kekuatan sendiri atau berbicara mengenai kebenaran Hukum Taurat tetapi mengenai kebenaran Jahweh.

    Apakah dia orang berdosa? Bukan. Dia orang benar. Sebagai orang yang benar, dia menjadi rasul kebenaran Tuhan. Jangan lagi menyebutnya sebagai orang berdosa karena hal itu merupakan penghinaan pada Tuhan danjuga menjadi tanda kesalah pengertian tentang kebenaran. Dia adalah orang benar. Kita tidak boleh menghina dia ataupun menghina Jahshua dengan berpikir bahwa ia adalah seorang yang masih berdosa.

    Kalau kita mengatakan dia masih orang berdosa setelah dia bertemu Jahshua, maka hal itu berarti juga bahwa kita menyebut Jahshua sebagai pembohong. Jahshua menjadikannya sebagai orang benar, dan Jahshua jugalah yang membuatnya sebagai hamba kebenaran.

    Kembali ke Daftar


    Versi yang bisa dicetak   |  

     
    Bible studies
        Khotbah
        Pernyataan iman
        Apakah Injil itu?
        Beberapa istilah dalam Alkitab
        Pertanyaan yang sering diajukan tentang Iman Kristen
     

       
    Copyright © 2001 - 2019 The New Life Mission. ALL RIGHTS reserved.