" Kow padha olh tanpa nganggo mbayar gunakna tanpa nganggo bayaran " (Matius 10:8)

HOME  |  PETA SITE  |  KONTAK  |  PERTOLONGAN    
Pelajaran Alkitab Buku Kristen Gratis eBook Kristen Gratis Tentang Kami
 



 Pertanyaan yang sering diajukan tentang Iman Kristen

 

  • Tidakkah anda berpikir bahwa pemahaman tentang baptisan Jahshua sebagai keharusan bagi keselamatan justru meniadakan kematian-Nya di Kayu Salib di dalam Injil?
  • Baptisan Jahshua dan kematian-Nya di atas salib-Nya adalah sama pentingnya. Kita tidak bisa berkata bahwa yang satu lebih penting dariyang lainnya. Tetapi masalahnya adalah bahwa banyak orang Kristen masa ini hanya mengenal darah Jahshua saja di atas salib saja. Mereka percaya bahwa mereka diselamatkan karena Dia mati di atas kayu salib, tetapi bukan hanya dengan salib saja Jahshua menghapus segala dosa dunia. Oleh karena Dia dibaptis oleh Yohanes, yang meletakkan segala dosa dunia ke atas-Nya, kematian-Nya di kayu salib dapat dikatakan sebagai kenyataan akan dijatuhkannya hukuman untuk segala dosa kita.

    Percaya kepada Salib-Nya saja tanpa baptisan Jahshua adalah hanya seperti memberikan korban persembahan kepada Tuhan tanpa meletakkan tangannya ke atas itu. Orang-orang yang memberikan persembahan seperti itu tidak bisa diselamatkan karena itu tidak sesuai dengan peraturan sehingga tidak bisa diterima oleh Tuhan. Tuhan memanggil Musa dan berkata kepadanya di Kemah Pertemuan, "jikalau persembahannya merupakan korban bakaran dari lembu, haruslah ia mempersembahkan seekor jantan yang tidak bercela. Ia harus membawanya ke pintu Kemah Pertemuan, supaya Tuhan berkenan akan dia. Lalu ia harus meletakkan tangannya ke atas kepala korban bakar itu, sehingga baginya persembahan itu diperkenan untuk mengadakan pendamaian baginya" (Imamat 1: 3-4).

    Tuhan adalah benar dan adil. Dia membuat hukum yang benar dan adil untuk menghapuskan segaka dosa kita. Sewaktu kita memberikan korban persembahan sesuai dengan hukum, persembahan itu akan diterima oleh Tuhan yang akan membuat pendamaian bagi kita. Namun, satu kesalahan yang banyak dibuat orang adalah karena mereka percaya bahwa mereka diselamatkan hanya dengan mengakui Jahshua sebagai Juruselamat, karena Jahweh adalah kasih. Alkitab berkata, "barangsiapa yang berseru kepada nama Tuhan, akan diselamatkan" (Kisah Para Rasul 2:21, Roma 10:13), tetapi juga dikatakan "Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku : Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga" (Matius 7:21).

    Untuk bisa mengakui bahwa Jahshua adalah Juruselamat, kita harus mengakui hukum keselamatan yang ditetapkan Jahweh. Kalau kita dapat diselamatkan hanya dengan percaya nama Jahshua, maka tidak ada alasan mengapa peraturan-peraturan tentang sistem korban ditulis di dalam Perjanjian Lama dan ditulis juga tentang orang-orang tidak melaksanakan hukum Taurat di Matius 7:21. Memang, cara keselamatan yang sangat ajaib sempurna ditulis di dalam Akitab.

    Kita dapat melihat dari Imamat pasal 3 dan 4 bahwa orang berdosa meletakkan tangannya ke atas kepala korban dan meletakkan dosanya ke atas kepala binatang itu dan kemudian menyembelih binatang itu serta memercikkan darahnya pada saat ia memberikan korban penebus dosa dan korban pendamaian. Memberikan korban tanpa meletakkan tangannya atau mengorbankan binatang yang bercacat adalah pelanggaran dan tidak akan mendapat pengampunan.

    Firman di dalam Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru memiliki perkataan yang sama artinya (Yesaya 34: 16). Baptisan Jahshua di Yordan itu sama dengan orang berdosa yang meletakkan tangannya ke atas kepala binatang korban penghapus dosa yang dilakukan di dalam Perjanjian Lama.

    Sewaktu Dia dibaptis oleh Yohanes di Yordan, Dia berkata, Biarlah hal itu terjadi, karena demikianlah sepatutnya kita menggenapkan seluruh kehendak Jahweh (Matius 3:15). Di sini arti seluruh kehendak adalah kebenaran dan keadilan. Itu berarti bahwa sangat layak bagi Jahshua untuk menjadi korban penghapus dosa manusia, dalam bentuk pembaptisan oleh Yohanes dengan cara meletakkan tangannya untuk menghapuskan segala dosa dunia dengan cara yang paling adil menurut system korban yang ditetapkan Jahweh di dalam Perjanjian Lama, yang terdiri atas peletakkan tangan dan penumpahan darah.

    Berarti kalau kita kalau kita hanya percaya kepada salib-Nya, dan tidak percaya baptisanNya makadapat dikatakan Dia tidak mati untuk tujuan apapun dalam hubungannya dengan dosa kita karena dosa itu tidak ditimpakan kepadaNya. bkan karena kita tidak meletakkan dosa kita ke atasNya. Hal itu justru menganggap najis darah perjanjian yang menguduskannya (Ibrani 10:29).

    Oleh karena itu, darah-Nya akan bermanfaat untuk menghapus segaka dosa di dalam hati orang percaya, hanya kalau mereka percaya bahwa segala dosa mereka sudah diletakkan ke atas diri Jahshua sewaktu Yohanes membaptiskanNya dengan meletakkan tangannya keatasNya. Rasul Yohanes menyaksikan bahwa mereka yang mengalahkan dunia percaya bahwa Jahshua adalah anak Tuhan dan datang dari air dan darah. Jahshua datang dari air dan darah, tidak hanya dari air, ataupun hanya dari darah (1Yohanes 5: 4-6).

    Jahshua menjelaskan kepada murid-Nya mengenai diriNya yang tertulis di dalam seluruh kitab Perjanjian LAma, mulai dari Musa dan semua nabi-nabi, dan menunjukkan bahwa korban penghapus dosa di dalam Perjanjian Lama adalah Dia Sendiri. Dan Daud berkata di dalam kitab Mazmur "Sungguh, aku datang: dalam gulungan kitab ada tertulis tentang aku" (Mazmur 40:7).

    Kesimpulannya, baptisanNya tidak menghapuskan salib-Nya, tapi hal itu Injil Tuhan yang melengkapi dan menggenapkan arti salib-Nya. Hal itu juga mengajarkan kita bahwa kita tidak bisa diselamatkan tanpa ada baptisan dan darah Jahshua. Yang dimaksudkan dengan diselamatkan ialah anda mendapat pengampunan dosa dengan percaya kepada baptisan Jahshua dan darahNya di kayu Salib dan menerima karunia Roh Kudus (1 Yohanes 5:8, Kisah Para Rasul 2: 38).

    Kembali ke Daftar


    Versi yang bisa dicetak   |  

     
    Bible studies
        Khotbah
        Pernyataan iman
        Apakah Injil itu?
        Beberapa istilah dalam Alkitab
        Pertanyaan yang sering diajukan tentang Iman Kristen
     

       
    Copyright © 2001 - 2019 The New Life Mission. ALL RIGHTS reserved.