Copyright © 2001 - 2019The New Life Mission. ALL RIGHTS reserved.


  • Bukankah berbicara dalam bahasa roh merupakan bukti berdiamnya Roh Kudus? Kalau tidak demikian bagaimana kita bisa tahu bahwa Ia berdiam di dalam kehidupan kita?
  • Kita tidak bisa memastikan bahwa seseorang memiliki Roh Kudus di dalam hatinya hanya karena mereka berbicara dalam bahasa roh. Bahkan orang-orang yang kerasukan roh jahat bisa berkata-kata demikian. Anda harus tahu bahwa Iblis bisa membuat manusia berbicara dalam bahasa-bahasa asing dengan lancar di dalam nama Jahshua Kristus.

    Kalau kita berbkata bahwa berbahasa roh merupakan tanda bahwa Roh Kudus berdiam di dalam diri seseorang, maka apa yang kita katakan itu merupakan sesuatu yang keliru dalam pandangan Alkitab dan membuat kita berdosa menghujat Roh Kudus. 1 Korintus 12:30 berkata, "Adakah mereka semua rasul, atau nabi, atau pengajar? Adakah mereka semua mendapat karunia untuk mengadakan mujizat, atau untuk menyembuhkan, atau untuk berkata-kata dalam bahasa roh, atau untuk menafsirkan bahasa roh.," Karena Roh Kudus adalah Roh Jahweh, mala Ia sama sekali tidak bisa bersama-sama dengan dosa dan juga tidak bisa berdiam di dalam seseorang yang memiliki dosa di dalam hatinya.

    Kita seharusnya tidak percaya bahwa seseorang sudah menerima Roh Kudus hanya karena ia berkata-kata dalam bahasa roh, tetapi kita harus pertama-tama menguji apakah ia sudah menerima pengampunan dosa dengan percaya kepada Injil air dan Roh. Kalau seseorang berpikir bahwa ia sudah menerima Roh Kudus hanya karena ia memiliki pengalaman khusus, seperti berkata-kata dalam bahasa roh, dapat dikatakan bahwa ia telah tertipu oleh dusta Iblis yang licik (2 Tesalonika 2:10). Roh Kudus adalah karunia yang diberikan Jahweh kepada orang-orang yang sudah menerima pengampunan dosa melalui firmanNya.

    Dalam jawaban kepada pertanyaan kedua dikatakan bahwa Roh Kudus adalah Jahweh sendiri dan juga Roh Kebenaran. Karena itu, Ia bekerja bersama dengan Injil air dan Roh. Ia tidak bekerja beradasarkan kehendak manusia. Ia memimpin orang-orang berdosa untuk percaya kepada Injil air dan Roh, mengajarkan kebenaran kepada orang-orang benar, dan juga dengan diam-diam memberitakan Injil, yang adalah kehendak Jahweh, bersama-sama dengan mereka. Ia tidak datang dengan membawa perasaan seperti api atau bergetarnya tubuh seseorang. Jahweh memberikan Roh Kudus kepada orang-orang benar, yang dosanya telah dihapuskan dengan taat kepada Injil air dan Roh. Ia mengajarkan kepada mereka bahwa mereka sudah menjadi anak-anak Jahweh. Roh Kudus bersaksi di dalam hati orang-orang benar bahwa mereka sudah menjadi orang yang tidak berdosa dan sungguh-sungguh benar melalui Injil air dan Roh.

    Karena itu, kalau seseorang berbahasa roh tetapi masih memiliki dosa di dalam hati, roh di dalam dirinya pasti bukanlah Roh Kudus, tetapi roh jahat. Kalau anda mau memiliki Roh Kudus berdiam di dalam diri anda, anda harus percaya di dalam Injil air dan Roh. Kemudian Jahweh akan memberkati anda dan Roh Kudus akan berdiam di dalam kehidupan anda.


    Copyright © 2001 - 2019The New Life Mission. ALL RIGHTS reserved.