" Kow padha olh tanpa nganggo mbayar gunakna tanpa nganggo bayaran " (Matius 10:8)

HOME  |  PETA SITE  |  KONTAK  |  PERTOLONGAN    
Pelajaran Alkitab Buku Kristen Gratis eBook Kristen Gratis Tentang Kami
 



 Pertanyaan yang sering diajukan tentang Iman Kristen

 

  • Bagaimana Roh Kudus menyatakan diri secara berbeda di dalam Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru?
  • Roh Kudus adalah Jahweh yang sama tidak peduli kapanpun Ia muncul. Karena itu, hakekat ilahiNya tidak berubah di manapun kita membaca mengenaiNya, baik dalam Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru. Memang benar bahwa Ia bekerja dengan cara yang berbeda di dalam Perjanjian Lama dengan di dalam Perjanjian Baru sesuai dengan kehendak Jahweh bagi keselamatan manusia dari dosa-dosa mereka.

    Dalam Perjanjian Lama, Jahweh mencurahkan Roh Kudus kepada orang-orang dengan cara yang khusus untuk menyampaikan firmanNya, untuk menyatakan kehendakNya melalui mujizat, dan untuk melakukan karyaNya. Contohnya, Roh Jahweh mulai bergerak di dalam diri Simson, dan melakukan banyak hal ajaib melaluinya (Hakim-Hakim 13:25, 14:19). Dengan kata lain, Roh Kudus datang kepada orang-orang yang terpilih dalam waktu yang tertentu pada masa Perjanjian Lama.

    Namun, dalam masa Perjanjian Baru, dengan ditentukannya hari Pentakosta sebagai titik awal datangnya Roh Kudus, Jahweh memberikan Roh Kudus kepada setiap orang saleh yang sudah menerima pengampunan dosa melalui iman mereka kepada Injil air dan Roh. Dan Ia menentukan bahwa Roh Kudus akan berdiam di dalam mereka selamanya.

    Karena itu, setelah kedatangan Roh Kudus di hari Pentakosta, semua orang benar yang dosanya telah diampuni dengan percaya kepada Injil kebenaran mendapatkan Roh Kudus yang berdiam di dalam mereka (Kisah Para Rasul 2:38). Petrus pergi ke rumah Kornelius, seorang non Yahudi dan perwira Romawi, dan mengajarkan Injil baptisan Jahshua dan darahNya di kayu salib. Pada saat Petrus berkhotbah, Roh Kudus turun ke atas semua orang yang mendengar perkataannya (Kisah Para Rasul 10:34-45). Ini membuktikan bahwa pada saat seseorang mendengar dan percaya kepada Injil baptisan Jahshua dan darahNya di kayu salib, yang telah digenapiNya, maka orang itu akan menerima Roh Kudus sebagai anugerah.

    Jahweh membuat Roh Kudus berdiam di dalam diri orang-orang benar yangtelah diampuni dosanya dengan percaya kepada Injil yang benar. Roh Kudus di dalam Perjanjian Lama memegang peranan dalam membawa orang kepada Jahshua Kristus, dan Roh Kudus di dalam Perjanjian Baru member kesaksian mengenai kebenaran Jahweh dan menjadi meterai bagi semuanya itu. Kebenaran Jahweh berarti Jahshua mengampuni segala dosa dunia melalui baptisan Jahshua dan darahNya di kayu salib. Dan Roh Kudus menjadi meterai bagi Injil keselamatan dan menolong semua orang untuk mempercayainya.

    Kembali ke Daftar


    Versi yang bisa dicetak   |  

     
    Bible studies
        Khotbah
        Pernyataan iman
        Apakah Injil itu?
        Beberapa istilah dalam Alkitab
        Pertanyaan yang sering diajukan tentang Iman Kristen
     

       
    Copyright © 2001 - 2019 The New Life Mission. ALL RIGHTS reserved.