" Kow padha olh tanpa nganggo mbayar gunakna tanpa nganggo bayaran " (Matius 10:8)

HOME  |  PETA SITE  |  KONTAK  |  PERTOLONGAN    
Pelajaran Alkitab Buku Kristen Gratis eBook Kristen Gratis Tentang Kami
 



 Penjelasan singkat Beberapa Istilah dalam Alkitab
 - Sehubungan dengan Injil Air dan Roh

 

  • PENDAMAIAN DALAM ALKITAB
  • A. Dalam Perjanjian Lama, pendamaian biasanya dilakukan dengan melakukan pengorbanan berupa seekor binatang (contoh Keluaran 30:10, Imamat 1:4, 4:20-21).

    B. Dalam Perjanjian Baru, konsep pengorbanan untuk pendamaian dalam Perjanjian Lama masih digunakan, tetapi penebusan manusia selalu dihubungkan dengan Jahshua Kristus. Rasul Paul mengatakan Jahshua Kristus mati karena dosa kita (1 Korintus 15:3).

    Kata pendamaian digunakan untuk menjelaskan mengenai kematian Kristus yang tidak hanya menghapuskan dosa asal saja, tetapi semua dosa manusia juga. Dan setelah baptisan yang menjadi lambang dari diletakannya dosa manusia kepada Jahshua (Matius 3:15), Dia menyelamatkan manusia dengan mencurahkan darahNya di atas kayu Salib (Imamat 1:1-5, Yohanes 19:30).

    Rasul Paulus menjelaskan dalam 2 Korintus 514 bahwa 'satu orang sudah mati untuk semua orang,' kemudian dalam ayat ke 21, 'untuk semua orang,' dalam Galatia 3:13, 'menjadi kutuk karena kita.' Di antara banyak ayat dalam Perjanjian Baru yang menyebutkan Jahshua sebagai Korban (contoh Efesus 5:2), adalah Yohanes 1:29, 36 ('Anak Domba'-Yohanes, Pembaptis) dan 1 Korintus 5:7 ('Anak Domba Paskah kita-rasul Paulus).

    Tetapi Paulus menegaskan bahwa baptisan Jahshua di sungai Yordan adalah penebusan bagi semua dosa dunia. Dia menjelaskan dalam Roma 6 bahwa semua dosa manusia telah ditimpakan kepada Jahshua melalui baptisan Jahshua oleh Yohanes Pembaptis.

    Paulus kemudian menjelaskan bahwa penyaliban Jahshua adalah pelaksanaan hukuman dan juga pembayaran bagi hutang dosa, bahwa korban pendamaian dilakukan bagi jiwa-jiwa manusia.

    Kematian Jahshua menegaskan kepada kita peranan korban pendamaian dalam Perjanjian Lama. Diletakannya tangan di atas kepala binatang korban dalam Perjanjian Lama dan baptisan Jahshua dalam Perjanjian Baru adalah sesuai dengan hukum Jahweh (Yesaya 53:10, Matius 3:13-17, Ibrani 7:1-10, 18, 1 Petrus 3:21).

    Perjanjian Baru tidak berakhir dengan baptisan dan kematian Jahshua tetapi melanjutkannya dengan berbicara kepada kita mengenai penggenapan keselamatan itu adalah dengan dibaptisnya kita ke dalam Kristus dan dalam kematian denganNya (Roma 6:3-7, Galatia 2:19-20).

    Dikatakan bahwa Jahshua dibaptis oleh Yohanes Pembaptis untuk menghapus semua dosa dunia dan bahwa Dia disalibkan sebagai akibat dari penghapusan itu. Jahshua Kristus, melalui baptisan dan darahNya, tidak hanya menghapus dosa manusia dan menanggung siksaan mereka tetapi juga menyelamatkan kita dari kuasa Iblis dan mengembalikannya kepada kekuasan Jahweh Tuhan dengan menanggung hukuman bagi manusia.

    Oleh sebab itu penebusan Jahshua menyelesaikan masalah dosa yang menghalangi hubungan manusia dengan Jahweh, dan dengan demikian mengembalikan kedamaian dan kehamonisan antara manusia dan Allh, membawa keselamatan, sukacita (Roma 5:11), kehidupan (Roma 5:17-18), dan penebusan (Matius 3:15, Yohanes 1:29, Ibrani 10:1-20, Efesus 1:7, Kolose 1:14) pada saat yang sama.

    Kembali ke Daftar


    Versi yang bisa dicetak   |  

     
    Bible studies
        Khotbah
        Pernyataan iman
        Apakah Injil itu?
        Beberapa istilah dalam Alkitab
        Pertanyaan yang sering diajukan tentang Iman Kristen
     

       
    Copyright © 2001 - 2019 The New Life Mission. ALL RIGHTS reserved.