" Kow padha olh tanpa nganggo mbayar gunakna tanpa nganggo bayaran " (Matius 10:8)

HOME  |  PETA SITE  |  KONTAK  |  PERTOLONGAN    
Pelajaran Alkitab Buku Kristen Gratis eBook Kristen Gratis Tentang Kami
 



 Penjelasan singkat Beberapa Istilah dalam Alkitab
 - Sehubungan dengan Injil Air dan Roh

 

  • KORBAN PENDAMAIAN
  • Dalam Perjanjian Lama: Seperti korban-korban yang lain, korban pengudusan juga dipersembahkan di kemah suci. Imam Besar membersihkan dirinya dan memakai baju efod yang dibuat dari kain lenan suci, bukan sekedar pakaian biasa, dan kemudian memilih seekor lembu sebagai korban penghapus dosa dan seekor domba sebagai korban bakaran untuk diri sendiri dan keluarganya (Imamat 16:3-4). Imam Besar kemudian meletakkan tangannya di atas kepala binatang korban penghapus dosa sebagai lambang untuk memindahkan dosa.

    Peletakan tangan merupakan bagian sangat penting pada Hari Raya Pendamaian. Kalau hal itu tidak dilakukan, persembahan korban tidak bisa dilakukan karena penebusan dosa tidak bisa dianggap sempurna tanpa peletakan tangan, sebagai tindakan pemindahan dosa tahunan Israel kepada binatang korban penghapus dosa.

    Dalam Imamat 16:21, "dan Harun harus meletakkan kedua tangannya ke atas kepala kambing jantan yang hidup itu dan mengakui di atas kepala kambing itu segala kesalahan orang Israel dan segala pelanggaran mereka, apapun juga dosa mereka; ia harus menanggungkan semuanya itu ke atas kepala kambing jantan itu dan kemudian melepaskannya ke padang gurun dengan perantaraan seseorang yang sudah siap sedia untuk itu."

    Dia mengambil dua ekor kambing sebagai korban penghapus dosa dan seekor domba sebagai korban bakaran dari bangsa Israel (ayat 5). Kemudian dia meletakkan dua ekor kambing di hadapan Tuhan di pintu gerbang pelataran Kemah Suci dan membuang undi untuk memilih satu untuk 'Tuhan' dan yang satunya lagi dibiarkan menjadi domba penebus salah.

    Satu kambing yang dipersembahkan kepada Tuhan kemudian dipersembahkan sebagai korban penghapus dosa dan kambing yang satunya, yang masih hidup dipersembahkan di hadapan Tuhan sebagai pendamaian bagi dosa tahunan bangsa Israel dan kemudian dilepaskan di padang gurun (Imamat 16:7-10).

    Dosa Israel harus dipindahkan kepada kambing yang masih hidup itu dengan meletakkan tangan. Kemudian kambing itu, yang menanggung semua dosa bangsa Israel, dilepaskan di padang gurun untuk perdamaian antara manusia dengan Jahweh. Demikianlah dosa bangsa Israel selama satu tahun dihapus.

    Dalam Perjanjian Baru: cara yang sama dilakukan juga dalam Perjanjian Baru, Jahshua Kristus dibaptis oleh Yohanes Pembaptis (peletakan tangan dalam Perjanjian Lama) dan menghapus semua dosa mansusia sebagai korban Domba korban untuk menggenapkan keselamatan Tuhan (Imamat 20:22, Matius 3:15, Yohanes 1:29, 36).

    Dalam Perjanjian Lama, sebelum membuang undi, Harun memotong seekor lembu sebagai korban penghapus dosa untuk diri sendiri dan keluarganya (Imamat 16:11). Kemudian dia mengambil perbaraan yang penuh dengan bara api dari mezbah di hadapan Tuhan dengan tangan yang penuh dengan ukupan dan wangi-wangian yang digiling sampai halus dan kemudian membawanya ke belakang tabir. Kemudian dia menaruh ukupan itu ke dalam api di hadapan Tuhan, sehingga asap ukupan yang harum itu memenuhi tahta rahmat. Dia juga mengambil sedikit darah dari lembu dan menaburkannya pada tutup pendamaian sebanyak 7 kali (Imamat 16:12-19).

    Pada Hari Raya Pendamaian, peletakan tangan Harun di kepala binatang korban penghapus dosa tidak bias ditinggalkan. Harun meletakkan tangannya di atas kepala kambing dan memindahkan semua dosa dan kesalahan Israel keatas kepala kambing itu. Setelah itu ada orang yang ditentukan untuk membawa kambing itu ke padang gurun dan kemudian melepaskannya. Kambing itu berkeliaran padang gurun dengan membawa serta dosa bangsa Israel dan pada ahirnya mati bagi mereka. Inilah korban penebusan dalam Perjanjian Lama.

    Hal itu juga dilakukan dalam Perjanjian Baru, kecuali bahwa Jahshua Kristus, sebagai domba pembawa dosa itu yang menanggung dosa-dosa manusia melalui baptisanNya dan kemudian Ia mencurahkan darahNya dan mati di kayu Salib bagi kita.

    Oleh karena itu sekarang, keselamatan dari semua dosa tidak bisa dibawa tanpa baptisan dan penyaliban dari Imam Besar surgawi itu, Jahshua Kristus. Inilah kepenuhan keselamatan dalam hal dilahirkan kembali dari air dan Roh.

    Kembali ke Daftar


    Versi yang bisa dicetak   |  

     
    Bible studies
        Khotbah
        Pernyataan iman
        Apakah Injil itu?
        Beberapa istilah dalam Alkitab
        Pertanyaan yang sering diajukan tentang Iman Kristen
     

       
    Copyright © 2001 - 2019 The New Life Mission. ALL RIGHTS reserved.